Wiwit Hariyanto, tim pengabdi Umsida, menyerahkan modul penerapan aplikasi Bukukan hasil pelatihan kepada owner UMKM Rempeyek Mangkok. SIDOARJO, DetikExpost.com – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) peduli dengan UMKM. Melalui Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) terus melakukan pendampingan kepada Kelompok Rempeyek Mangkok dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat. Pendampingan dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan pemasaran sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan usaha.

Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Pelatihan Strategi Manajemen Pameran dan Kesiapan Mengikuti Pameran pada 9 Juni 2026 serta Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Aplikasi pada 14 Agustus 2026.
‘’Literasi digital menjadi salah satu perhatian penting karena perkembangan teknologi semakin berpengaruh terhadap pengelolaan usaha, termasuk dalam pencatatan keuangan,’’ kata Direktur DRPM Umsida Sigit Hermawan.
Pelaku UMKM kemudian mendapatkan materi Diversifikasi Produk dan Perluasan Pasar di Kelompok UMKM Rempeyek Mangkok yang disampaikan Wiwit Hariyanto. Materi tersebut membahas pentingnya inovasi produk serta strategi perluasan pasar untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan dan praktik penggunaan aplikasi Bukukan yang dipandu oleh Istian Kriya Almanfaluti. Mahasiswa Umsida turut mendampingi owner UMKM Rempeyek Mangkok dalam memasukkan transaksi usaha berdasarkan pencatatan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Pemilik UMKM juga mendapatkan pendampingan dalam mengenal menu aplikasi, melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran, serta memahami fitur pencatatan utang, piutang, dan pemantauan arus kas. Pendampingan dilakukan secara langsung agar penggunaan aplikasi dapat disesuaikan dengan kondisi usaha yang sebenarnya. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga dapat langsung mempraktikkan pencatatan transaksi menggunakan aplikasi.
Sebagai bagian dari keberlanjutan program, tim dari universitas di Kota Udang itu menyerahkan modul tutorial penggunaan aplikasi Bukukan kepada owner UMKM Rempeyek Mangkok.
Modul tersebut diharapkan dapat menjadi panduan bagi pelaku usaha untuk melanjutkan pencatatan keuangan secara mandiri setelah kegiatan pendampingan selesai. Selain modul, tim Umsida juga memberikan bantuan berupa satu kardus minyak goreng untuk menunjang kegiatan produksi UMKM Rempeyek Mangkok.
Rangkaian pendampingan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan penguatan dari berbagai sisi, mulai dari kemampuan memanfaatkan pameran sebagai sarana pemasaran hingga kemampuan mengelola keuangan secara lebih tertib dan berbasis teknologi. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini didukung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Pelaksanaan kegiatan didukung berdasarkan No. Kontrak 210/C3/DT.05.00/PM/2026, 034/LL7/DT.05.00/PM/2026, dan 205.07/II.3.AU/14.00/C/PER/IV/2026.

Wiwit Hariyanto, tim pengabdi Umsida, menyerahkan modul penerapan aplikasi Bukukan hasil pelatihan kepada owner UMKM Rempeyek Mangkok.
Tidak ada komentar