Unair Lakukan Pendampingan Petanis untuk Budidaya Kepiting Bakau

waktu baca 3 menit
Minggu, 16 Agu 2026 19:02 44 Detik Expost

GRESIK, DetikExpost.com – Rangkaian Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Sistem Terintegrasi Budidaya Kepiting Bakau Berbasis RAS, IoT, dan Energi Surya (SIGAP) resmi berakhir di Desa Tanjangawan, Kabupaten Gresik, pada Jumat (7/8/2026). Penutupan ini menjadi puncak dari tiga minggu pendampingan intensif Tim IMERCY FTMM Universitas Airlangga bersama BEM Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

 

Acara berlangsung di lahan tambak milik Sukaeri, tempat Vertical Crab House pertama kali beroperasi. Dr. Rezi Delfianti selaku dosen pembimbing, turut hadir mendampingi jalannya acara penutupan.  Warga Desa Tanjangawan dan anggota Kelompok Smart Crab Farming turut memadati lokasi acara.

 

Momentum ini sekaligus menandai peralihan tanggung jawab pengelolaan teknologi dari mahasiswa kepada masyarakat. Tim membuka rangkaian acara dengan sambutan singkat sebelum memasuki sesi pemaparan capaian program.

 

Akiqotus Syahriyah selaku Ketua Tim Pelaksana memaparkan rangkuman kegiatan program selama tiga minggu terakhir. Dia menjabarkan proses pembentukan Kelompok Smart Crab Farming hingga pemasangan Vertical Crab House di lapangan.

 

Paparan tersebut turut mencakup proses integrasi Internet of Things dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada sistem budidaya. Akiqotus kemudian memaparkan capaian program berdasarkan indikator keberhasilan yang tim tetapkan sejak awal perencanaan. Sebagian besar indikator tercapai sesuai target, meski beberapa indikator lain masih memerlukan tindak lanjut.

 

‘’Capaian yang sudah ada  menjadi bahan evaluasi bagi keberlanjutan program di tahap berikutnya,’’ kata Akiqotus.

 

Tim turut membagikan kuesioner evaluasi kepada warga guna mengukur tingkat penerimaan program secara keseluruhan. Hasil kuesioner secara umum menunjukkan respons positif warga terhadap manfaat dan kemudahan teknologi VCH.

 

‘’Mayoritas responden turut menyatakan minat mendukung replikasi program pada kelompok tani di wilayah lain. Kelompok Smart Crab Farming akan melanjutkan pengelolaan VCH dengan struktur organisasi yang telah terbentuk,’’ jelas Akiqotus.

 

Struktur tersebut, lanjutnya, meliputi ketua, sekretaris, bendahara, serta divisi budidaya, pengembangan, dan pemasaran. Penguatan kelembagaan kelompok tani terbukti mendorong kemandirian teknis serta keberlanjutan usaha budidaya pasca program.

 

Warga merayakan momentum penutupan melalui pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya babak baru pengelolaan mandiri. Tim SIGAP kemudian menyerahkan buku panduan operasional sebagai acuan warga menjalankan teknologi budidaya kepiting.

 

‘’Tim menandai puncak acara dengan serah terima Vertical Crab House kepada  Sukaeri selaku Ketua Kelompok Smart Crab Farming. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan penuh kepada masyarakat untuk mengelola teknologi secara berkelanjutan,’’ papar Akiqotus.

 

Tim berharap Program SIGAP dapat menjadi contoh budidaya kepiting berbasis teknologi bagi desa pesisir lain. Kolaborasi mahasiswa dan warga Tanjangawan pun menjadi bukti nyata dampak positif pengabdian masyarakat berbasis riset. (*)

Penutupan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Sistem Terintegrasi Budidaya Kepiting Bakau Berbasis RAS, IoT, dan Energi Surya (SIGAP) resmi berakhir di Desa Tanjangawan, Kabupaten Gresik, pada Jumat (7/8/2026)


Penutupan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Sistem Terintegrasi Budidaya Kepiting Bakau Berbasis RAS, IoT, dan Energi Surya (SIGAP) resmi berakhir di Desa Tanjangawan, Kabupaten Gresik, pada Jumat (7/8/2026)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update News
Slamet Ariyadi Jaga Tradisi Demi Dorong NU Menuju Abad Kedua
5 hari  lalu
24 Independen Multimedia Indonesia

Breaking News

Slamet Ariyadi Jaga Tradisi Demi Dorong NU Menuju Abad Kedua
5 hari  lalu
24 Independen Multimedia Indonesia
Tim URC Jatanras Polda Jatim Ringkus Pelaku Curat di Tragah Bangkalan
1 minggu  lalu
60 Independen Multimedia Indonesia
LAINNYA