Redi Supriyanto mendapat amanah masuk sebagai asisten pelatih PSMP di Putaran Nasional Liga 4 2025/2026. MOJOKERTO, DetikExpost.com – Staf pelatih di Skuad Persatuan Sepak Bola Mojokerto Putra (PSMP) bertambah. Redi Supriyanto dipercaya duduk sebagai asisten pelatih tim berjuluk The Last Mojo tersebut.

‘’Saya hanya bantu-bantu saja kok. Semoga

Redi Supriyanto mendapat amanah masuk sebagai asisten pelatih PSMP di Putaran Nasional Liga 4 2025/2026.
masuknya saya bisa memberikan manfaat dan berguna,’’ kata Redi.
Tentu, masuknya Redy bakal menambah kekuatan dalam sisi kepelatihan. Apalagi, sebagai pemain dan pelatih, dia sudah kenyang pengalaman. Sebagai pemain, dia pernah berkompetisi di level teratas di Indonesia. Redi tercatat pernah membela Arema, Gelora Dewata, hingga Gelora Putra Delta atau GPD yang sekarang bertranformasi menjadi Deltras FC, sekarang di kasta kedua (Championship).
Sebagai pemain belakang, lelaki kelahiran 27 Mei 1975 tersebut dikenal sebagai tukang jaga. Dengan permainan keras dan tak kenal kompromi, Redi menjadi stopper tangguh dan disegani.
Karir kepelatihannya, dia juga pernah menjadi pelatih PSMP di beberapa musim. Di tangannya, tim tersebut pernah menjadi tim yang disegani di kasta kedua dan nyaris menembus kasta teratas sepak bola Indonesia.
‘’Saya masuk jajaran pelatih PSMP sekarang atas restu Kyai Asep Saifuddin Chalim (tokoh muslim sekaligus ayah Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra). Bos PSMP Raja Siahaan menyetujui,’’ terang Redi.
Redi sendiri sudah mengantongi Lisensi B. Selain menjadi pelatih, dia menjadi guru di SDIT Al Anwar, Modopuro, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Meski baru masuk di fase persiapan Zona Nasional, tapi dia ingin memberikan kontribusi dengan mampu mengantarkan PSMP ke Liga 3 atau Liga Nusantara. Saat ini, sebagai pelatih adalah mantan pemain PSIS Semarang dan Tim Indonesia U-23 Deny Rumba. Dia mampu mengantarkan PSMP hingga ke Babak 8 Besar Liga 4 Regional Jatim.
Kehadirannya memang diharapkan mengulangi sukses Persik Kudus yang ditanganinya musim lalu bisa lolos ke kasta lebih tinggi. Musim lalu, tim berjuluk Macan Muria itu mampu menembus Liga 2.
Sebelumnya, Deny dibantu asisten-asistennya seperti Adi Putra Setiawan, Setio Budi, Kukuh, dan Agusto menangani sektor kiper. (*)
Tidak ada komentar