Penduduk Miskin di Jatim Berkurang 92,1 Ribu selama Setahun

waktu baca 2 menit
Rabu, 5 Agu 2026 22:41 11 Detik Expost

SURABAYA, DetikExpost.com – Penduduk miskin mengalami penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah penduduk miskin di Jawa Timur pada Maret 2026 sebanyak 3,71 juta orang. Jumlah ini berkurang 92,1 ribu orang dibandingkan September 2025 yang sebanyak 3,8 juta orang.

“Dibandingkan September 2025, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 92,1 ribu orang. Persentase penduduk miskin pada Maret 2026 tercatat 9,06 persen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Jatim Herum Fajarwati.

Berdasarkan daerah tempat tinggal pada periode September 2025 dan Maret 2026, jumlah penduduk miskin perkotaan berkurang sebesar 53 ribu orang, sedangkan di perdesaan berkurang sebesar 39,1 ribu orang. Persentase kemiskinan di perkotaan turun dari 6,93 persen menjadi 6,66 persen. Sedangkan di perdesaan turun dari 12,55 persen menjadi 12,38 persen.

Untuk Garis Kemiskinan (GK) pada Maret 2026 yang merupakan nilai pengeluaran kebutuhan makanan dan nonmakanan agar tidak dikategorikan miskin di Jatim adalah sebesar Rp609.732 per kapita per bulan. GK Maret 2026 dibandingkan September 2025 naik sebesar 4,22 persen dan peranan komoditi makanan terhadap GK masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan dengan beras memberi sumbangan terbesar yakni 23,12 persen di perkotaan dan 24,65 persen di perdesaan.

Herum mengatakan beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan selama periode September 2025–Maret 2026 antara lain adalah terjadi inflasi sebesar 4,88 persen (yoy) pada Februari 2026 serta ekonomi Jatim yang tumbuh 5,96 persen pada triwulan I-2026 (yoy).

Selain itu juga terdapat pertumbuhan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh sebesar 5,89 persen pada triwulan I-2026 (yoy) serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 turun sebesar 0,06 persen (yoy). “Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 sebesar 119,92 yang meningkat sebesar 4,23 persen dibandingkan NTP September 2025 juga menjadi faktor kemiskinan di Jatim turun,” kata Herum. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Update News
Slamet Ariyadi Jaga Tradisi Demi Dorong NU Menuju Abad Kedua
5 hari  lalu
25 Independen Multimedia Indonesia

Breaking News

Slamet Ariyadi Jaga Tradisi Demi Dorong NU Menuju Abad Kedua
5 hari  lalu
25 Independen Multimedia Indonesia
Tim URC Jatanras Polda Jatim Ringkus Pelaku Curat di Tragah Bangkalan
1 minggu  lalu
61 Independen Multimedia Indonesia
LAINNYA