Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik Unipra Hardiono (kiri) bersama mahasiswa yang lulus dari Program S2 Magister Administrasi Publik (M.AP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (tengah), dan dosen pengajar Sofi dalam acara yudisium pagi tadi (16/10/2026). SURABAYA, DetikExpost.com – Magister Administrasi Publik (M.AP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya menyelenggarakan yudisium perdana. Sebanyak 15 orang berhak menyandang gelar magister dalam kegiatan yang dilaksanakan di sebuah hotel di kawasan Kertajaya pada Jumat pagi (16/10/2026).

‘’Alhamdulillah, pada pagi ini kami bisa melaksanakan yudisium perdana,’’ kata Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik Unipra Hardiono.
Dia menambahkan, para mahasiswa yang telah lulus dari Program S2 itu berasal dari berbagai kalangan. Menurut Hardiono, ada dari badan pengawas pemilu (bawaslu), aparatur sipil negara (ASN), masyarakat sipil, dan juga ada dari polri.
‘’Dengan demikian, keberadaan M.AP Fisip Unipra, mampu diterima semua lapisan masyarakat,’’ jelasnya.
Hardiono berharap berharap kepada lulusan M.AP Fisip Unipra agar ilmu dan kepakaran yang didapat selam kuliah bisa memberikan kontribusi nyata pada tata kelola publik yang lebih baik
Sementara itu, Moch Zaenuri, salah lulusan perdana, mengaku bangga dan bersyukur. M.AP Fisip Unipra, ungkapnya, telah memberikan pengalaman belajar yang fleksibel namun tetap berkualitas.
‘’Sangat relevan dengan tugas saya sebagai penyelenggara pemilu dan meningkatkan pelayanan publik khususnya di Bawaslu. Menjadi angkatan pertama adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nama baik dan membawa almamater,’’ katanya.
Terkait dengan tenaga pendidik, Zaenuri menuturkan kalau para dosen sangat kompeten, humanis, dan memahami mahasiswa yang sudah bekerja. Metode mengajarnya tidak hanya teoritis, tapi juga diskusi dan studi kasus yang aplikatif. ‘’Bimbingan sangat intens, sabar, dan komunikatif,’’ ungkap Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Bojonegoro itu.
Dia berharap FISIP Unipra semakin maju, akreditasinya meningkat, dan menjadi prodi rujukan di Jawa Timur. Zaenuri berharap tempatnya menuntut ilmu itu terus mempertahankan kualitas akademik bagi mahasiswa pekerja dan memperkuat jejaring alumni agar memberi manfaat lebih luas bagi daerah. (*)

Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik Unipra Hardiono (kiri) bersama mahasiswa yang lulus dari Program S2 Magister Administrasi Publik (M.AP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (tengah), dan dosen pengajar Sofi dalam acara yudisium pagi tadi (16/10/2026).
Tidak ada komentar