Syaiful Arif saat diantar emak-emak saat mendaftaran calon kepala desa. (insert: Syaiful bersama Raffi Ahmad) Detikexpost.com, SIDOARJO – Usia muda tak membuat Syaiful Arif gentar. Lelaki 41 tahun tersebut menjadi salah satu bakal calon (bacalon) Kepala Desa Bareng Krajan,


Syaiful Arif saat diantar emak-emak saat mendaftaran calon kepala desa. (insert: Syaiful bersama Raffi Ahmad)
Kecamatan Krian, Periode 2026-2034.
‘’Dibandingkan calon-calon lain, saya paling muda. Namun, saya optimis dapat amanah dari warga Desa Bareng Krajan,’’ tegas Syaiful.
Apalagi, dia sudah dinyatakan lolos dan menjadi bacalon usai penutupan pendaftaran pada 9 Februari lalu. Menariknya, saat mendaftar ke Kantor Kepala Desa Bareng Krajan, sahabat dekat artis Raffi Ahmad tersebut diantar para ibu-ibu warga setempat.
‘’Saya maju dalam pencalonan Kepala Desa Bareng Krajan karena panggilan hati atau panggilan jiwa untuk membangun desa lebih maju. Saya juga ingin menyelesaikan problem yang ada di desa,’’ ucap Syaiful.
Masalah itu, katanya, seperti banjir, membangun bisnis desa untuk mengurangi banyaknya angka pengangguran, dan ingin meningkatkan prestasi anak anak muda yang ada di Desa Bareng Krajan. Seperti, paparnya, di bidang pendidikan olahraga, dan budaya.
‘’Jika diberikan amanah, honor selama saya menjabat akan saya berikan ke lingkungan buat kebutuhan lingkungan,’’ janji Syaiful.
Dia sendiri sebelum masuk sebagai bacalon sudah mempunyai kepedulian yang tinggi kepada Desa Bareng Krajan. Terbaru, pekan lalu, Syaiful mendidikan sekolah sepak bola (SSB) di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik. Bahkan, sebelumnya, pria yang juga wasit nasional dan pernah memimpin pertandingan-pertandingan bergengsi di kompetisi Liga 1, sekarang Super League, tersebut sudah mengajak masyarakat aktif di bidang seni dan budaya.
Dari sepak bola pula, Syaiful bisa dekat dengan Raffi Ahmad. Bahkan, dia mempunyai foto bersama dengan pemilik klub Rans Nusantara tersebut.
Di Kabupaten Sidoarjo, ada 80 desa yang akan melaksanakan Pilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 24 Mei 2026. Pelaksanaan akan digelar pada 17 kecamatan, dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.
Hanya Kecamatan Tulangan yang tidak menggelar Pilkades serentak tahun 2026.
Coblosan akan dilakukan secara non elektronik. Sesuai tata cara pencoblosan, 1 tempat pemungutan suara (TPS), harus melayani sebanyak 500 Daftar pemilih tetap (DPT).
Bupati Sidoarjo Subandi, dalam sebuah kesempatan, mengatakan Pilkades 2026 dirinya ingin menjadi contoh pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang sehat dan damai.(*)
Tidak ada komentar