Layvin Kurzawa, mantan pemain Timnas Prancis dan juara Liga Champions Eropa, Paris Saint Germain, tak bisa membela Persib karena cedera. SURABAYA, Detikexpost.com –


Layvin Kurzawa, mantan pemain Timnas Prancis dan juara Liga Champions Eropa, Paris Saint Germain, tak bisa membela Persib karena cedera.
ion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya malam ini (2/3/2026).
“Pertemuan dua tim terbesar dalam sepak bola Indonesia. Dalam pertandingan seperti ini, tidak ada istilah tim favorit. Semua orang ingin menang dan saya yakin laga akan berjalan sulit dan sengit,” kata Pelatih Persib Bojan Hodak dalam konferensi pers di Stadion GBT Surabaya.
Persib pernah mengalami kekalahan telak 4-1 di Stadion GBT Surabaya. Namun hal tersebut tidak akan dijadikan beban. Bojan menyebut hasil tersebut dipicu oleh eksperimen taktis musim lalu yang tidak akan diulangi pada laga yang digelar Senin, pukul 20:30 WIB.
“Itu terjadi musim lalu. Saat itu saya mengambil risiko memainkan kiper muda karena posisi kami sudah aman. Besok situasinya berbeda. Kami fokus pada masa kini dan memperkuat pertahanan melalui bursa transfer lalu,” ujarnya.
Selain itu, Hodak juga memberikan perhatian khusus pada kehadiran pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares, yang dinilainya sukses membangun pertahanan solid.Tak hanya itu, ia mewaspadai trio legiun asing Bajol Ijo, yakni Bruno Moreira, Gali Freitas, dan Rivera yang dianggap sebagai motor serangan kreatif serta bisa mengubah arah pertandingan.
Meskipun Persib tidak diperkuat sejumlah pilar seperti Julio Cesar de Freitas Filho, dan Layvin Kurzawa, mantan pemain Timnas Prancis dan juara Liga Champions Eropa, Paris Saint Germain, karena cedera, Hodak tetap optimistis dengan kedalaman skuadnya. “Marc Klok, kemungkinan belum siap bertanding, dia baru saja kembali (dari cedera panjang),” ucapnya.
Sementara itu, pemain bertahan Persib Federico Barbo menilai laga lawan Persebaya akan berjalan sulit, karena kualitas pemainnya juga baik.
“Kami tahu mereka punya kualitas. Mereka kuat, memiliki kedalaman skuad, dan kompak. Barisan depan mereka sangat tangguh dengan pemain-pemain berkualitas tinggi,” katanya.
Meskipun demikian, ia menyatakan kesiapannya untuk mencuri tiga poin di stadion yang bagus dan juga di hadapan pendukung tuan rumah. Lebih lanjut, ia menambahkan, tidak mengalami kendala yang berarti terkait penyesuaian jadwal tanding di bulan Ramadhan.
“Kami sudah beradaptasi dengan mengubah jam latihan. Bagi kami di Eropa, perubahan jadwal tanding adalah hal biasa karena tuntutan televisi. Kami di sini untuk meraih tiga poin tambahan,” pungkasnya. (*)
Tidak ada komentar