Buka Puasa Bersama di Gereja Dihadiri Istri Gus Dur

waktu baca 3 menit
Sabtu, 28 Feb 2026 08:02 32 Detik Expost

SIDOARJO, Detikexpost.com – Di tengah guyuran hujan deras yang sempat menimbulkan kekhawatiran panitia, acara buka puasa bersama yang menghadirkan Shinta Nuriyah Wahid tetap berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jalan Kombes M. Duryat, Sidoarjo, Jumat (27/2), pukul 16.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan buka puasa bersama bertema “Puasa Berbalut Bencana dan Goyahnya Demokrasi” ini menjadi ruang perjumpaan lintas iman dan lintas komunitas dalam semangat persatuan, kepedulian sosial, serta refleksi spiritual atas situasi kebangsaan.

 

Acara ini dihadiri oleh Dr.(HC) Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, istri KH Abdurrahman Wahid,Presiden RI Keempat, bersama berbagai elemen masyarakat. Antara lain komunitas Gojek, Gusdur Rian, Puan Amal Hayati, komunitas umat GKJW Sidoarjo, komunitas Roemah Bhineka, serta kaum duafa. Kehadiran beragam komunitas ini mempertegas nilai pluralisme yang diwariskan oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

 

Tema yang diangkat merefleksikan kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai bencana alam serta tantangan terhadap stabilitas demokrasi. Melalui momentum Ramadan, peserta diajak memperdalam makna puasa sebagai laku spiritual sekaligus sosial untuk memperkuat solidaritas dan persatuan bangsa.

 

Dalam tausiyahnya, Shinta Nuriyah Wahid menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat plural. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk saling menghormati, menghargai, serta peduli satu sama lain agar tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba yang berpotensi meretakkan kebhinekaan.

 

Beliau juga menjelaskan makna spiritual “saur” dan “buka”. Saur, menurutnya, bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi momentum kesadaran diri dan penguatan relasi dengan Tuhan sebagai fondasi memasuki proses spiritual yang lebih dalam. Buka, jelasnya, bukan sekadar membatalkan puasa, melainkan wujud syukur atas nikmat Tuhan serta kesadaran memaknai setiap karunia sebagai bagian dari perjalanan rohani.

 

Acara diawali dengan kebersamaan lintas iman yang ditandai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat Syubbanul Wathon, serta doa-doa untuk bangsa dan negara. Suasana semakin hangat saat seluruh peserta berbuka puasa bersama, saling bersalaman, dan berfoto bersama sebagai simbol persaudaraan.

 

Meski diguyur hujan deras sebelum acara dimulai, semangat kebersamaan tidak surut. Justru, hujan menjadi metafora harapan: bahwa dalam situasi penuh tantangan, persatuan dan toleransi tetap dapat bertumbuh.

 

Kegiatan ini menjadi pengingat akan relevansi ajaran Gus Dur tentang pluralisme dan toleransi dalam menjaga demokrasi agar tidak goyah. Pesan utama yang mengemuka adalah pentingnya merawat kebhinekaan dengan saling peduli, menghormati, dan menghargai demi keutuhan Indonesia sebagai satu bangsa.

Dr.(HC) Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, istri KH Abdurrahman Wahid,Presiden RI Keempat, menghadiri acara buka puasa bersama di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jalan Kombes M. Duryat, Sidoarjo, Sidoarjo, Jumat (27/2).

Dr.(HC) Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, M.Hum, istri KH Abdurrahman Wahid,Presiden RI Keempat, menghadiri acara buka puasa bersama di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Jalan Kombes M. Duryat, Sidoarjo, Sidoarjo, Jumat (27/2).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot News

6 hari  lalu
38 Independen Multimedia Indonesia
1 minggu  lalu
17 Independen Multimedia Indonesia
1 minggu  lalu
33 Detik Expost

Breaking News

Dugaan Adanya Gudang Warujayeng Nganjuk Jadi Penimbun BBM Subsidi
6 hari  lalu
38 Independen Multimedia Indonesia
Tangki PT Sinar Almas Mulia Terjun Bebas Ke Dalam Sungai
1 minggu  lalu
17 Independen Multimedia Indonesia
Buka Puasa Bersama di Gereja Dihadiri Istri Gus Dur
1 minggu  lalu
33 Detik Expost
LAINNYA