Kegembiraan bercampur haru pemain SMPN 10 Surakarta, Chelsy, setelah memenangkan pertandingan melawan SMPN 25 melalui drama adu penalti di semifinal GSI Kota Surakarta di Lapangan Kadipolo pada Selasa siang (16/6/2026). SOLO, DetikExpost.com – Tim Sepak Bola Putri SMPN 10 lolos ke babak final Gala Siswa Indonesia (GSI) 2026 Kota Surakarta. Disaksikan langsung oleh kepala sekolahnya Triad Suparman, Berlianne Miracle Dee dkk menang 5-3 melalui drama adu penalti atas SMPN 25 di Lapangan Kadipolo pada Selasa siang (16/6/2026).

Pertandingan harus dilaksanakan melalui adu penalti setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 dalam waktu 2×15 menit. Bahkan, Sepulsura, sebutan SMPN 10 Surakarta, sempat tertinggal 0-1. Tembakan bebas pemain SMPN 25 bersarang di pojok gawang SMPN 10.
Namun, menjelang pertandingan usai, kapten SMPN 10 Berlian. Sapaan karib Berlianne Miracle Dee, mampu menyamakan kedudukan. ‘’Perjuangan yang luar biasa. Kami tampil di semifinal hanya dengan 10 pemain,’’ kata Pelatih SMPN 10 Surakarta Masudin usai pertandingan.
Ya, datang ke lapangan yang pernah menjadi markas klub legendaris Indonesia, Arseto, tersebut hanya dengan 11 pemain. Namun, ketika melawan SMPN 21 di pertandingan pertama, salah satu pemainnya mengalami masalah dengan kebugaran.
Pertandingam SMPN 10 dengan SMPN 21 sendiri juga harus dilaksanakan dengan drama adu penalti. Mereka menang 2-1.
Dalam drama adu penalti melawan SMPN 21, empat eksekutor SMPN 10, Berlian, Vaiza Berlian Karisna, Chelsy Putri Callista, dan Avika Rahmadi mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
‘’Satu pertandingan lagi, kami bisa juara.Namun bukan tugas mudah karena SMPN 12 tim yang saya lihat paling kuat di antara semua peserta,’’ ujar Udin, sapaan karib Masudin.
Guru alumni

Kegembiraan bercampur haru pemain SMPN 10 Surakarta, Chelsy, setelah memenangkan pertandingan melawan SMPN 25 melalui drama adu penalti di semifinal GSI Kota Surakarta di Lapangan Kadipolo pada Selasa siang (16/6/2026).
Universitas Sebelas Maret (UNS) itu hanya berharap anak asuhnya tidak berkecil hati. Dia ingin pemainnya yang semuanya kelahiran 2012 itu tetap semangat dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik menjadi gol.
Final antara SMPN 10 dengan SMPN 12 sendiri akan dilaksanakan pada Jumat pagi di Lapangan Kadipolo. (*)
Tidak ada komentar